Breaking News
Categories
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Hukum & Kriminal
  • Nasional
  • Politik
  • Sosial
  • Kondisi DAS Di Bantaran Sungai Batang Tembesi Sudah Sangat Krisi.Usman Yusup Meminta Kepada BWSS IV Untuk Ambil Tindakan Tegas

    • Mei 16 2025 • 176 Dilihat

    Arusdaerah.com,Batanghari-Kondisi di pinggiran Sungai Batanghari saat ini sudah mengkhawatirkan. Abrasi tersebut sangat dirasakan penduduk yang tinggal di beberapa desa di sepanjang bentara sungai.Terutama di Kecamatan Muara Tembesi,Kabupaten Batanghari, Provinsi Jambi.

    Hal itu diakibatkan oleh bersandarnya para motor-motor penarik tongkang tersebut tampa adanya dermaga yang resmi.Akibat longsor nya tanah dipinggir sungai tersebut sudah banyak merobohkan sejumlah pohon-pohon besar yang selama ini menahan gerusan air sungai juga turap-turap penyangga sudah habis dihantam tongkang.

    Menurut warga setempat”Az” mengatakan”Saat ini abrasi telah mengancam perkampungan mereka. Hal ini terlihat dengan semakin luasnya jalur air yang meruntuhkan tebing-tebing penahan air.

    “Apalagi Kondisi Abrasi tebing sungai di Muara Tembesi belakang pasar lama Tembesi sudah sangat parah, apa lagi sekarang ini posisi tebing jadi sandaran Motor-motor untuk batu bara, di atas tebing sungai juga terdapat Pos pemantau tongkang batu bara yang diduga sudah lama beroperasi dan juga ilegal.

    Sementara itu Usman Yusup ketua LSM KOMPIHTAL saat di mintak tanggapan nya terkait hal tersebut mengatakan”Kami sebagai aktifis Batanghari meminta kepada BWSS IV Jambi agar segera turun ke lokasi mengambil tindakan tegas. Karena kondisi DAS sudah sangat kritis, terlihat bekas turap yang di bangun beberapa tahun yang lalu sekarang sudah berada jauh di tengah sungai akibat abrasi.

    “Jika masalah ini terus biarkan berlarut-larut tanpa ada tindakan nyata dari BALAI WILAYAH SUNGAI SUMATRA IV provinsi Jambi tentu akan berakibat buruk dan kerusakan lingkungan semakin parah terutama sepanjang DAS yang menjadi Objek tempat sandaran atau tambatan Tongkang Batu bara,”Kata Usman.

    Lanjutnya”Karena Kapal yang di gunakan untuk menarik tongkang bukan seperti perahu kecil punya Bobot dan kapasitas tinggi, kapal kapal seperti ini harus mempunyai dermaga khusus dan ada standarnya bukan sembarangan saja.

    “Harapan kami kepada para instansi terkait jangan tutup mata ambil tindakan yang nyata dan silahkan beraktifitas sepanjang sungai Batanghari tapi sesuai aturan yang berlaku. Sesuai dengan peraturan menteri No. 52 tahun 2012 Alur pelayaran Sungai dan Danau,”Terangnya.(Mdi)

    Share to

    Related News

    Kesatria! Ketua IWO & JOIN Mundur, ...

    by • Okt 28 2026

    Arusdaerah.com, Batang Hari – Dinamika pencalonan Ketua Karang Taruna Kabupaten Batang Hari berakh...

    3 Kandidat Berebut Kursi Karang Taruna B...

    by • Okt 28 2026

    Arusdaerah.com, Batang Hari –Bursa pencalonan Ketua Karang Taruna Kabupaten Batang Hari periode me...

    Satu Tanah Air, Satu Bahasa! Pesan Tajam...

    by • Okt 28 2026

    Arusdaerah.com, Batang Hari-Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98 tahun 2026 menjadi alarm keras untuk...

    Dandim 0415/Jambi Kolonel Inf Putra Nega...

    by • Okt 28 2026

    Arusdaerah.com,Jambi – Komandan Kodim 0415/Jambi beserta keluarga besar Kodim 0415/Jambi mengucapk...

    DARURAT KREDIT MACET! 5 Debitur NSC Fina...

    by • Okt 28 2026

    Arusdaerah.com, Jambi – Carut-marut penanganan kredit macet di PT Nusantara Sakti Finance (NSC...

    HORMAT KAMI UNTUK PANITIA. Tim Pers Bata...

    by • Okt 26 2026

    ARUSDAERAH.COM, BATANG HARI – Kemenangan di Lapangan Garuda Alun-Alun Muara Bulian bukan hanya...

    No comments yet.

    Please write your comment.

    Your email will not be published. Fields marked with an asterisk (*) must be filled.

    *

    *

    back to top Back to top