Arusdaerah.com,Batanghari-Maraknya pemberitaan di media sosial terkait adanya toko penjual Galvanis dan berbagai macam alat untuk pembuatan sumur bor ilegal yang berada di wilayah kabupaten maupun diluar wilayah Kabupaten Batanghari, Provinsi Jambi.
Seperti Toko yang bermerek Roda Jaya milik Saudara Akuang yang bertempat di dekat Simpang Lampu Merah Kelurahan Pasar Baru, Muara Bulian. Toko milik saudara Akuang tersebut menyediakan dua tempat pembuatan yang dia sewa tempatnya di kelurahan pasar Baru.satu berada di RT 06 yang kedua berada di RT 10 disitulah anak buah Akuang melubangi pipa Galvanis tersebut dan disitu juga sekalian bengkel untuk pembuatan apa permintaan dari pemain minyak ilegal drilling yang ingin memesan dan membeli untuk kebutuhan membuat sumur ilegal tersebut, tempat itu juga membuat pesanan dari luar kabupaten Batanghari untuk alat sumur ilegal.
Menyikapi adanya toko milik saudara Akuang yang menyediakan berbagai alat untuk pengeboran sumur ilegal “Az” mengatakan”Kami berharap kepada pihak APH jangan cuma pokus ke sumur-sumur ilegal ataupun pemodal dan pekerjanya.Tapi juga pokus ke tempat toko penjual alat nya,Kalau tidak ada toko penjual alat tersebut saya yakin tidak ada yang namanya sumur bor minyak ilegal.
“Kami juga berharap penuh kepada pihak APH untuk membongkar jaringan-jaringan yang membuat alat-alat sumur bor ilegal tesebut . Seperti toko milik Saudara Akuang yang menyediakan itu semua.
Lanjutnya”Sekali lagi Kami selaku warga Batanghari sangat berharap kepda pihak APH untuk tindak tegas saudara Akuang selaku penyedia alat perlengkapan untuk sumur minyak ilegal Drilling yang sudah merusak ekosistem lingkungan alam
“Kami juga ber praduga kalau toko Roda Jaya tersebut tidak memiliki izin yang lengkap, apa lagi izin penjualan untuk galvanis khususnya untuk sumur minyak ilegal tersebut,”Kata “Az tegas
Namun sampai terbitnya berita ini pemilik toko Roda Jaya yaitu Tuan Akung belum bisa untuk dikonfirmasi oleh tim media ini terkait persoalan tersebut ataupun belum membalas pesan WhatsApp dari awak media ini .(Mdi)
No comments yet.