Arusdaerah.com,Batang Hari-Dunia jurnalistik (WTW)dibuat gerah dengan sikap tertutup yang ditunjukkan oleh Kapolres Batang Hari terhadap wartawan. Dalam berbagai kesempatan, awak media lokal hingga nasional mengeluhkan minimnya akses informasi yang diberikan oleh kapolres tersebut, bahkan kerap kali permintaan wawancara ataupun konfirmasi berita diabaikan tanpa alasan yang jelas.
Sikap ini menimbulkan kecurigaan, keresahan dan menjadi pertanyaan besar di kalangan masyarakat terutama Jurnalis ada apa yang sebenarnya disembunyikan oleh Kapolres Batang Hari tersebut.jumat(17/07/2026)
Perwakilan dari organisasi media yang enggan disebutkan namanya menyampaikan bahwa komunikasi yang tersumbat ini disayangkan, mengingat peran media sebagai mitra strategis kepolisian dalam penyampaian informasi publik namun sikap Kapolres yang diduga alergi dengan para jurnalis sekan menutup ruang.
“Kami menyayangkan sikap Kapolres yang terkesan kurang merespons koordinasi yang kami ajukan. Sebagai mitra kerja dalam menjaga kamtibmas (keamanan dan ketertiban masyarakat), keterbukaan komunikasi sangatlah penting,”Ujarnya.
Sementara itu jurnalis lain juga mengatakan”Padahal pada saat di Sertijab di gedung laluan polres beliau perna berjanji akan selalu sinergi denga rekan-rekan jurnalis.
“Pada hal Beliau menjabat sejak awal tahun 2026,namun janji akan melaksanakan kopi morning ataupun selalu terbuka dengan para jurnalis(WTW) namun itu tidak perna terealisasi.Jangan untuk itu semua, kita chat aja tidak pernah ada respon dari kapores ,”Ujarnya($)
No comments yet.