Arusdaerah.com,Batanghari-Semakin hari semakin maraknya mobil-mobilan pengangkut batubara yang melintasi jalan Nasional.Bukan hanya pada malam hari saja bahkan mobil-mobil tersebut seringkali melintas pada siang hari mobil tersebut melenggang bebas menempuh jalan Nasional tepatnya dari desa Koto Boyo menuju kota Muara Bulian bahkan parah nya lagi mereka melintasi jalan depan kantor Bupati Batanghari, Provinsi Jambi.
Padahal Gubernur Jambi telah menerbitkan peraturan terbaru yang melarang truk batubara melintas di jalan nasional sebelum adanya jalan khusus bahkan instruksi gubernur Jamb No. I/INGUB/DISHUB/2024 Tertanggal 02 September 2024 yang lalau yang di tembuskan ke seluruh instansi terkait bahkan ke Dirlantas Polda Jambi dan dinas Perhubungan provinsi bahkan kabupaten Batanghari sendiri.Namun himbauan tersebut tidak berguna bagi oknum-oknum pihak tambang itu sendiri.
Menurut Masyarakat Kecamatan Muara Tembesi saat berbincang di suatu warung mengeluh dengan maraknya mobil angkutan batubara yang melintas di siang hari,Kami merasa terganggu nian apalagi kini dak tau di aturan lagi pagi,siang,sore lewat terus, siang bae takut kami nak keluar apo lagi malam.
“Apalagi kini banyak diduga oknum-oknum yang bermain dan dak habis pikir sekarang sudah bebas nian mobil batu-bara melintas di jalan nasional.Seakan-akan pihak berwewenang tutup mata, bahkan sekarang banyaknya juga, mulai dari Desa Ampelu sampai simpang karmeo banyak titik pungli yang dilakukan,”Ujar sumber.
Sementara itu masyarakat penguna jalan lain juga mengatakan,Sebenarnya kami warga Batanghari khusus telah lama mengeluh dengan kehadiran Truk Batubara yang menyebabkan berbagai permasalahan dan kontra termasuk kemacetan, kecelakaan, serta kerusakan jalan.Yang jelas kehadiran Truk-Truk tersebut sangat mengganggu aktivitas sehari-hari.Para sopir Truk sering ugal-ugalan di jalan membuat Masyarakat takut saat menyeberang karena mereka melaju terlalu kencang.
“Kami para pengguna jalan juga merasakan dampak negatifnya. Seorang pengguna jalan yang berdomisili di Pasar Pal 5 Muara Tembesi mengatakan sekarang sudah sering terjadi kemacetan panjang akibat truk batubara, terutama di Sekitar Simpang Tiga Pal 5 Tembesi.Pada tahun 2023 lalu, aktivitas truk batubara banyak memicu kecelakaan dan kemacetan. Sepertinya masalah ini terus berulang tanpa ada solusi nyata,”Sebutnya.(Md)
No comments yet.