Arusdaerah.com,Batang Hari-Sorotan publik terhadap tata kelola Corporate Social Responsibility (CSR) atau Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) perusahaan di lingkup Kabupaten Batang Hari kian menguat. Banyak Masyarakat mempertanyakan kejelasan serta keterbukaan alokasi dan nominal dana CSR dari ratusan perusahaan yang beroperasi di wilayah Kabupaten Batang hari, Provinsi Jambi.
Beberapa Narasumber mengatakan ke pada awak media ini”Kabupaten Batanghari menjadi rumah bagi ribuan hektar lahan pertanian, perkebunan, hingga aktivitas pertambangan. Sektor-sektor ini diisi oleh puluhan hingga ratusan perusahaan swasta maupun BUMN. Namun, hingga kini, efektivitas dan transparansi penyaluran dana CSR di bawah kepemimpinan Bupati Muhammad Fadhil Arief dinilai Masyarakat masih minimnya untuk keterbukaan publik.
“Minimnya Informasi dan Realisasi kepada sejumlah elemen masyarakat, pada hal masyarakat inginan agar Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Batanghari menyajikan data terbuka mengenai tersebut agar tak ada deuzon”,Ujarnya.
Lanjut nya lagi”Kami juga ingin tahu berapa total besaran dana CSR yang disetorkan oleh pihak perusahaan setiap tahunnya dan untuk apa dana tersebut disalurkan.
Daftar perusahaan yang patuh maupun menunggak kewajiban CSR-nya.Rincian alokasi penggunaan dana untuk pembangunan, kesejahteraan, atau pemberdayaan warga lokal.
“Dengan banyaknya perusahaan perkebunan dan pertambangan yang mengeruk hasil alam di Batanghari, seharusnya dampak positif CSR bisa dirasakan langsung oleh masyarakat. Kami hanya ingin transparansi: berapa besarnya dan ke mana saja alirannya.Patut juga kita pertanyakan apakah Program cetak sawah termasuk mengunakan dana CSR,?,” Sebut salah satu perwakilan Masyarakat Batanghari.
Masyarakat sangat berharap Pemkab Batanghari bersama Forum CSR Daerah dapat lebih tegas serta profesional dalam mengelola kontribusi dari sektor swasta ini.
Pengawasan yang ketat dinilai penting agar alokasi CSR tidak sekadar menjadi formalitas di atas kertas, melainkan benar-benar menyentuh kebutuhan mendasar bagi Masyarakat, seperti perbaikan infrastruktur jalan, pendidikan, kesehatan, dan pemulihan lingkungan maupun lainnya.
Hingga berita ini diturunkan, pihak terkait di Pemerintah Kabupaten Batanghari belum memberikan rincian resmi atau laporan berkala mengenai rekapitulasi dana CSR perusahaan secara publik.(*)
No comments yet.