Breaking News
Categories
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Hukum & Kriminal
  • Nasional
  • Politik
  • Sosial
  • Kasus “MH”Dan”RM”Bukan Sekadar Isu Belaka Bahkan Sudah Menjadi Isu Sensasional.Ini Kata Azwar Amir Hamzah 

    • Agu 15 2025 • 1.184 Dilihat

    Arusdaerah.com,Batang hari-Kasus penggerebekan seorang anggota DPRD Kabupaten Batang Hari,, Provinsi Jambi yang berinisial”MH”saat berduaan dengan seorang janda berinisial “RM”di kawasan Perumahan Mitranda Asri Dua di RT 24 bukan sekadar isu belaka bahkan sudah menjadi isu sensasional. Ini adalah tamparan keras bagi integritas lembaga legislatif daerah dan partai politik yang menaungi”MH.

    Menurut Ketua PWRI Batang hari Azwar Amir Hamzah mengatakan”Sebagai pejabat publik, “MH”terikat pada Kode Etik DPRD yang menuntut setiap anggotanya untuk menjaga marwah dan kehormatan pribadi, martabat lembaga, serta mematuhi norma hukum dan kesusilaan,tindakan yang diduga telah dilakukan oleh”MH” jelas bertentangan dengan prinsip-prinsip tersebut.

    “Namun, tanggung jawab tidak hanya berhenti pada individu. Partai politik yang mengusung “MH” tersebut juga memiliki Kode Etik Partai, yang secara umum mengatur perilaku kader, baik di ruang publik maupun privat, selama hal tersebut berdampak pada citra partai. Diamnya partai menghadapi kasus seperti ini justru dapat diartikan sebagai pembiaran dan ketidak seriusan suatu partai.”Ujarnya.

    Lanjutnya”Kita sering mendengar jargon partai tentang integritas, moral dan pengabdian kepada rakyat. Tetapi jargon akan menjadi omong kosong jika partai tidak berani memberi sanksi tegas kepada kadernya yang telah melanggar etika, Pemberian sanksi bukan semata soal hukuman, melainkan langkah penyelamatan marwah partai dan kepercayaan terhadap publik.

    “Pengalaman menunjukkan, partai yang cepat dan tegas menindak pelanggaran etik kadernya justru mendapatkan penghargaan dari masyarakat. Sebaliknya, partai yang berlindung di balik alasan “menunggu proses hukum” tanpa memberi sanksi internal akan dipandang lemah dan oportunis,”Katanya.

    Tambahnya lagi”Kasus”MH” ini adalah ujian nyata bagi partai politik di Batang Hari terutama partai Gerindra,apakah mereka pihak pengurus partai berani menegakkan aturan yang mereka buat didalam suatu partai ,atau hanya memilih menutup mata dan telinga demi kepentingan politik jangka pendek.

    “Masyarakat menunggu jawaban dan jawaban itu tidak cukup dengan pernyataan normatif, yang dibutuhkan masyarakat adalah tindakan nyata pengurus partai itu sendiri,”Tutup Azwar Amir Hamzah (Mdi)

    Share to

    Related News

    Satu Tanah Air, Satu Bahasa! Pesan Tajam...

    by • Okt 28 2026

    Arusdaerah.com, Batang Hari-Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98 tahun 2026 menjadi alarm keras untuk...

    Dandim 0415/Jambi Kolonel Inf Putra Nega...

    by • Okt 28 2026

    Arusdaerah.com,Jambi – Komandan Kodim 0415/Jambi beserta keluarga besar Kodim 0415/Jambi mengucapk...

    DARURAT KREDIT MACET! 5 Debitur NSC Fina...

    by • Okt 28 2026

    Arusdaerah.com, Jambi – Carut-marut penanganan kredit macet di PT Nusantara Sakti Finance (NSC...

    HORMAT KAMI UNTUK PANITIA. Tim Pers Bata...

    by • Okt 26 2026

    ARUSDAERAH.COM, BATANG HARI – Kemenangan di Lapangan Garuda Alun-Alun Muara Bulian bukan hanya...

    TAK TERBENDUNG! Pers United Batang Hari ...

    by • Okt 26 2026

    ARUSDAERAH.COM, Batang Hari-Final Fun Football Silaturahmi Pers se-Provinsi Jambi di Lapangan Garuda...

    HEBOH! Warga 5 Desa di Mersam Geruduk Ke...

    by • Okt 25 2026

    Arusdaerah.com,Batang Hari- Gejolak agraria kembali pecah di ujung Kecamatan Mersam. Ratusan warga d...

    No comments yet.

    Please write your comment.

    Your email will not be published. Fields marked with an asterisk (*) must be filled.

    *

    *

    back to top Back to top