Arusdaerah.com,Batang Hari-Dugaan kuat adanya penyalahgunaan wewenang dalam proses mutasi guru di lingkungan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Batang Hari, Provinsi Jambi kembali mencuat.
Kali ini, publik dibuat terkejut dengan beredarnya format nota dinas mutasi guru yang disebut-sebut dikeluarkan langsung oleh Naswin selaku Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Batang Hari.
Dokumen tersebut diduga digunakan nya sebagai dasar mutasi guru dari tahun 2024. Ironisnya, proses mutasi berjalan tanpa melalui bidang terkait dan tanpa sepengetahuan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Batang Hari.
Dalam dokumen yang beredar tersebut terlihat format nota dinas yang menggunakan kop resmi dinas serta dilengkapi tanda tangan Sekdis dan stempel instansi terkait. Temuan ini memicu sorotan tajam dari berbagai pihak karena dinilai telah melanggar mekanisme administrasi pemerintahan dan tata kelola mutasi ASN di lingkup dinas pendidikan.
Adapun Informasi yang dihimpun oleh tim media dari beberapa sumber mengatakan”Praktik pengendalian mutasi guru tersebut diduga dilakukan secara internal oleh Sekdis tanpa koordinasi dengan pejabat teknis maupun pimpinan dinas terkait .Bahkan ada sejumlah guru yang dipindahkan tanpa adanya kajian kebutuhan di sekolah dan pemerataan tenaga pendidik mereka tempati.
“Kasus ini semakin menjadi perhatian publik setelah sebelumnya muncul polemik penumpukan guru agama di salah satu sekolah dasar di Kecamatan Muara Bulian yang diduga akibat mutasi tidak sesuai prosedur serta cacat administrasi,”Kata sumber yang enggan di sebutkan namanya.
Hingga berita ini diterbitkan, Naswin belum dapat memberikan klarifikasi resmi terkait beredarnya dokumen tersebut. Saat dikonfirmasi oleh tim awak media, diduga dia memilih bungkam dan menghindari pertanyaan wartawan serta bergegas pergi dari kantor dengan menaiki mobnas nya.
Masyarakat kini meminta Pemerintah Kabupaten Batang Hari serta pihak terkait untuk segera melakukan audit dan penelusuran terhadap seluruh proses mutasi guru yang diduga berlangsung secara tertutup sejak tahun 2024.($)
No comments yet.