Arusdaerah.com, Batang Hari- Aktivis Batang Hari yang juga sebagai perwakilan masyarakat, Roby Zulhad, semakin blak-blakan membongkar dugaan permainan di balik maraknya armada truk batu bara yang bebas melintas di jalur lurus jalan Gajah Mada, hingga kawasan Aek Meliuk, tepat di depan Pendopo Bupati Batang Hari.
Sebelumnya viral di akun Instagram Info Batang Hari *@infobatanghari, iring-iringan truk batu bara nekat melintas di jantung Kota Muara Bulian pada malam hari. Aksi tersebut memicu kemarahan warga.
Kepada media Arusdaerah.com, Roby Zulhad menegaskan dirinya mengetahui betul skenario dan pihak-pihak yang bermain di balik lancarnya truk batu bara masuk ke dalam kota.
“Saya sedikit tau semua permainannya dan oknum yang kawal tersebut,dan saya yakin dan percaya adanya keterlibatan oknum aparat juga di situ,” ujar Roby.
Lebih jauh, Roby juga menduga ada keterlibatan oknum aparat yang menjadi beking bagi armada batu bara tersebut, sehingga mereka berani dan leluasa melintas di jalan yang dilarang.
“Juga ada dugaan oknum aparat yang membekingi atas kelancaran armada -armada batu bara ter sebut. Kalau tidak ada beking dari oknum -oknum tersebut tidak mungkin mereka berani lewat depan Pendopo, lewat depan pos Dishub, Lantas, Satpol PP. Ini sudah jelas ada yang kasih jalan,” tegas Roby Zulhad, Kamis (22/10/2026).
Menurutnya, ini bukan lagi soal pelanggaran lalu lintas biasa, melainkan soal wibawa pemerintah daerah dan penegakan hukum. Jika dibiarkan, kata Roby, maka citra Batang Hari sebagai daerah yang tertib akan rusak dan jalan-jalan kota akan hancur akibat dilindas truk berton-ton.
Ia pun menantang aparat penegak hukum untuk berani bertindak.
“Saya minta Kapolres Batang Hari, Kasat Lantas, Kadishub, dan Kasatpol PP jangan pura-pura tidak lihat. Tangkap supirnya, tangkap pengusahanya, dan tangkap juga oknum aparat yang membekingi. Jangan tebang pilih,” pungkasnya.
Hingga berita ini diterbitkan, belum ada klarifikasi resmi dari pihak kepolisian maupun dinas terkait soal dugaan adanya oknum aparat yang membekingi truk batu bara tersebut.
Masyarakat kini menunggu langkah tegas Bupati Batang Hari untuk menghentikan aktivitas truk batu bara yang melintas di dalam Kota Muara Bulian.(Kadir)
No comments yet.