Arusdaerah.com,Batang Hari– Kehebohan Maraknya( Banyak) truk batu bara yang nekat melintas di Jalan Aek Meliuk tepat di depan Pendopo Bupati Batang Hari terus menjadi buah bibir. Video viral yang tersebar di akun Info Batang Hari itu memantik amarah warga Muara Bulian.
Tak hanya mempertanyakan kinerja Keamanan, Satlantas Polres Batang Hari, Dishub, dan Satpol PP, kini masyarakat dengan tegas meminta aparat untuk menangkap dan membongkar siapa pembeking di balik mobil-mobil batu bara tersebut.
“Ini tidak mungkin berani lewat depan Pendopo kalau tidak ada yang membekingi. Tangkap pem bekingnya! Jangan cuma supirnya yang ditilang, bos dan oknum yang kasih jalan juga harus ditindak,” tegas warga Muara Bulian yang enggan disebutkan namanya, Kamis (22/10/2026).
Warga menilai, keberanian truk-truk tambang itu melintas di jantung kota, di jalan protokol yang dijaga ketat, mengindikasikan adanya pembiaran bahkan dugaan koordinasi dengan oknum tertentu. Jika tidak, mustahil iring-iringan truk batu bara bisa lolos dari pantauan pos Lantas dan Dishub.
Jalan Aek Meliuk sendiri diketahui bukan jalur tambang. Sesuai Peraturan Gubernur Jambi dan kesepakatan bersama, seluruh truk angkutan batu bara wajib melintas di jalan khusus. Pelanggaran ini jelas merusak jalan, membahayakan pengguna jalan lain, dan mencoreng wibawa pemerintah daerah yang kantornya tepat di depan lokasi pelanggaran.
“Kami minta Pak Kapolres, Kasat Lantas, Kadishub, dan Kasat Pol PP jangan tutup mata. Tertibkan! Kalau perlu periksa CCTV di sekitar Aek Meliuk dan Pendopo. Siapa yang kasih izin lewat? Tangkap pem bekingnya biar ada efek jera,” tambah warga lainnya di kolom komentar Info Batang Hari.
Hingga kini, belum ada satu pun pernyataan resmi dari pihak terkait. Masyarakat Batang Hari menunggu ketegasan Bupati Batang Hari untuk memerintahkan razia besar-besaran terhadap truk batu bara yang masih bandel masuk ke dalam Kota Muara Bulian.
Jangan sampai Muara Bulian jadi Kota Debu karena truk batu bara bebas melenggang di depan rumah dinas bupati sendiri.(Kadir)
No comments yet.