Arusdaerah.com,Batang Hari-Dugaan praktik pertambangan ilegal kembali mencuat .Sebuah stock pile batu bara yang di miliki oleh PT. RIPAL BARA ENERGI (RBE) tepatnya di Desa Pulau, Kecamatan Muara Tembesi, Kabupaten batang Hari, Provinsi Jambi , yang diduga tidak memiliki izin Lengkap yang beroperasi bebas tanpa penindakan hukum selama berbulan-bulan lama nya.
Aktivitas ini dinilai sudah merugikan daerah karena tidak menyumbang Pendapatan Asli Daerah (PAD) serta berpotensi merusak lingkungan dan pencemaran.
Menyikapi hal tersebut Ketua Umum LSM KOMUNITAS MASYARAKAT PEDULI HUTAN DAN LINGKUNGAN (LSM KOMPIHTAL) Kabupaten Batang Hari, Provinsi Jambi, Usman Yusup juga melayangkan kritik keras terhadap sikap pasif pemerintah daerah dan kepada pemilik Stok pile yang diduga ilegal tersebut.
“Masalah stock file ilegal ini sudah lama berjalan, tetapi belum ada tindakan dari dinas perizinan dan instansi terkait lainnya. Kami menilai dinas tutup mata dalam melakukan penindakan.Keberadaan stock file ilegal bukan sekadar pelanggaran administratif, melainkan perampokan terhadap keuangan daerah. Perusahaan yang tidak berizin otomatis lepas dari kewajiban membayar pajak dan retribusi, sehingga menimbulkan kerugian bagi daerah.
“Kami tidak menolak bagi orang yang mau investasi atau pun membuat usah. Tetapi kalau berdiri secara ilegal, tidak membayar kewajiban dan seenaknya merusak lingkungan, itu namanya perampokan, bukan investasi,”tegas usman.
Tambahnya lagi” Kami sebagai LSM yang Aktif juga segera melaporkan adanya stok file batu bara yang diduga tidak memiliki izin (ilegal) di bantaran Sungai Batang Hari. Tepatnya di Dusun Pulau desa Rambutan masam kecamatan muara Tembesi kabupaten Batang Hari, Provinsi Jambi.
“Stok file batu bara tersebut ditemukan beberapa hari lalu dan langsung dilaporkan kepada pihak berwenang. “Saya berharap pihak terkait dapat mengambil langkah dan penegakan hukum terkait aktifitas ini,” kata Usman.
Lanjutnya”Stok file batu bara ilegal ini menimbulkan kekhawatiran akan dampak lingkungan dan ekonomi bagi masyarakat sekitar.Kami berharap pihak terkait dapat mengambil langkah dan penegakan hukum terkait aktifitas ini.
“Kami juga mendesak pihak berwenang untuk melakukan investigasi dan penegakan hukum terhadap stok file batu bara ilegal ini. Kami akan terus memantau perkembangan kasus ini dan melaporkan kepada publik ,”Tegas Usman Yusup.(Mdi)
No comments yet.