Arusdaerah.com,Batang Hari -Rotasi pucuk pimpinan di Kepolisian Resor (Polres) Batanghari tidak hanya menandai penyegaran struktur organisasi, tetapi juga menyulut rasa kepercayaan yang baru di tengah masyarakat. Kehadiran AKBP Doni Aryanto, S.H., S.I.K., sebagai Kapolres Batanghari yang baru kini memikul beban harapan publik yang cukup berat. Tugas nya menuntaskan deretan kasus pembunuhan misterius yang hingga kini belum terungkap sama sekali.
Pergantian tampuk kepemimpinan ini terjadi setelah AKBP Arya Tesa Brahmana, S.I.K., M.H., resmi diangkat dalam jabatan baru sebagai Kabag Binkar Ro SDM Polda Jambi. Posisi yang ditinggalkannya kini diisi oleh AKBP Doni Aryanto, perwira menengah yang sebelumnya menjabat sebagai Kasubdit 2 Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Jambi.
Rekam jejak AKBP Doni Aryanto di bidang reserse kriminal menjadi titik tumpuhan optimisme warga Batanghari. Masyarakat menantikan langkah konkret dan tindakan tegas perwira berpangkat dua melati tersebut dalam mengusut tuntas tunggakan kasus-kasus berdarah yang sempat menggemparkan warga se Batang Hari.
Salah satu yang menjadi sorotan utama adalah kasus pembunuhan kelam yang menimpa Nasyifa di kawasan bekas galian batu bata wilayah kelurahan kampung baru Muara tembesi , Nasyifa adalah seorang gadis yang berusia 20 tahun asal desa pematang lalang desa pasar Terusan kecamatan muara Bulian, yang hingga saat ini masih menyisakan duka mendalam serta tanda tanya besar bagi keluarga dan publik.
Tak kalah menyita perhatian, Masyarakat Batang Hari juga menagih titik terang atas peristiwa tragis soal pembunuhan sepasangan suami istri di Desa Bungku , kecamatan Bajubang yang sempat mencekam dan belum menemukan titik terang siapa pelaku utamanya.
“Masyarakat merindukan keadilan bagi para korban dan rasa aman di tanah Batanghari. Latar belakang beliau di bidang reserse tentu menjadi modal besar untuk mengurai benang kusut kasus-kasus yang menunggak selama ini,” Ujar salah beberapa Masyarakat tempatan.
Bergantinya tongkat komando kini bukan sekadar ritual serah terima jabatan biasa.
Bagi publik Batanghari, kepemimpinan AKBP Doni Aryanto adalah ujian pembuktian awal: sejauh mana jajaran kepolisian mampu membongkar tabir kejahatan masa lalu demi menghadirkan keadilan yang hakiki dan mengembalikan rasa aman masyarakat di bumi Serasan Sekentenan.($)
No comments yet.