Arusdaerah.com,Batanghari-Maraknya aktivitas mobil angkutan minyak ilegal drilling terus beroperasi di wilayah hukum polres Batanghari,Mobil membawa minyak ilegal drilling tersebut bebas melintas di jalan Pemda dan jalan Nasional tanpa adanya hambatan dan tanpa ada kendala sedikitpun,mobil-mobil tersebut melintas di jalan Kabupaten Batanghari, Provinsi Jambi.
Dari pantauan tim media ini di lapangan,mobil pembawa minyak ilegal tersebut tidak ada sedikitpun hambatan pada saat melintas di jalan, seakan-akan mereka ada yang membeking pada saat melintas.
Apa mungkin adanya kekuatan besar yang melindungi aktivitas minyak ilegal di Kabupaten Batanghari, terasa nyata saat melihat truk-truk bermuatan minyak ilegal melintas di jalan utama di Muara Bulian, Kabupaten Batanghari.Mingu malam Senin (26/5/2025)
Banyaknya informasi tentang maraknya aktivitas angkutan minyak dari tambang ilegal di kawasan Bungku-Pompa Air tepatnya di Kecamatan Bajubang, menyebabkan beberapa wartawan langsung mengecek kebenarannya dan langsung membuktikan di lapangan terkait informasi tersebut.
Dari pengamatan selama kurang lebih satu jam, dari pukul 23.00 Wib hingga menjelang pukul 00.00 Wib, terpantau delapan truk bermuatan minyak ilegal melintas dari arah Simpang Kilangan tampah hambatan sama sekali.
Para sopir sepertinya mencoba menyembunyikan isi muatan dari aparat dan masyarakat, dengan cara memasang terpal jaring di bak truk,(penutup) seperti mobil expedisi.Namun jika diperhatikan, didalam itu ada bak penampung yang biasa digunakan untuk membawa minyak ilegal.
“Kalau muatan brondol sawit pasti akan nampak tumpukan brondol di balik jaring,”Kata Ketua LSM Kompihtal, Usman Yusuf yang ikut turun kelapangan malam itu.
Lanjutnya”Selain itu, jika dilihat dari laju truk saat berbelok di perempatan ujung jalur dua DPRD tersebut dapat diperkirakan truk tidaklah bermuatan brondol sawit. Kalau bermuatan sawit sopir tidak akan berani manuver di tikungan sekencang itu. Ini jelas muatannya minyak,”Ujar Usman.
Dari pengamatan di lapangan, dapat dipastikan truk bermuatan minyak ilegal ini, memang seakan-akan bebas melintas di jalan negara, tanpa ada hambatan dari siapa pun. Hal ini juga terlihat dari sikap beberapa sopir yang enggan untuk memperlambat laju kendaraan, atau berhenti sekalipun saat seorang awak media, mencoba untuk menanyakan apa muatan truk yang dikemudikannya.
Sejauh ini, memang santer terdengar ada pengusaha kaya yang mengelola penambangan minyak ilegal di kawasan Bungku dan Pompa Air, Kecamatan Bajubang.(Md)
No comments yet.