Arusdaerah.com,Batang Hari-Maraknya dugaan pengangkutan distribusi bahan bakar minyak (BBM) industri ilegal di Provinsi Jambi.Hal tersebut terus menerus mereka lakukan kegiatannya seakan-akan tak tersentuh hukum sama sekali.Kali ini mobil tengki biru putih dengan nopol (BH 8304 LA) yang bermerek tempelan PT Indo Selaras Energi. dengan muatan minyak 10,000 Liter.Senin (02/03/26).
Temuan di lapangan mengindikasikan pola distribusi yang terstruktur. Kendaraan tangki Biru putih membawa BBM industri kerap melintas di jalur Tembesi menuju Sarolangun
maupun jalan Tembesi ke Tebo,rute yang selama ini disorot sebagai jalur suplai aktivitas ilegal.
Menurut informasi dari sumber mengatakan “Kalau mobil biru putih tersebut menuju arah Sarolangun.minyak nya untuk alat tambang Emas yang ada disana.
“Minyak tersebut seringkali di kawal oleh oknum-oknum Angota agar perjalanannya lancar sampai tujuan,”Sebut nya.
Padahal, BBM industri hanya boleh digunakan untuk kebutuhan operasional perusahaan yang memiliki izin sah dan peruntukan jelas. Dalam banyak kasus di Jambi, BBM jenis ini justru diduga dialirkan ke sektor ilegal, mulai dari tambang emas tanpa izin (PETI) hingga usaha tak berizin yang merugikan negara dan lingkungan.
Lanjutnya”Fakta ini memperkuat dugaan adanya “perlindungan tak kasat mata” dalam peredaran BBM industri ilegal di Jambi. Jika benar melibatkan oknum aparat, maka praktik ini berpotensi memperkuat jaringan mafia energi yang selama ini sulit disentuh hukum,”Ujarnya.

oppo_2
Sementara itu Ketua Umum Perkumpulan Wana Andalas Lestari Randy Pratama, S.Pd mendesak Kapolda Jambi untuk memeriksa PT Indo Selaras Energi dan angkutannya.
“Kami sangat menginginkan tindak lanjut Kapolda Jambi untuk melakukan pemeriksaan terhadap angkutan tersebut. Karena kegiatan penjualan BBM ilegal berpotensi besar merusak lingkungan,” imbuhnya.
Karena dengan amannya aktivitas jual beli minyak ilegal memperbanyak pelaku penambang minyak ilegal.
Kami sangat menunggu keseriusan Polda Jambi membongkar praktik pengeboran minyak ilegal dan pendistribusiannya sebagai bentuk kepedulian Kapolda untuk menjaga kelestarian alam,” tutupnya.(Red)
No comments yet.