Arusdaerah.com,Batanghari-Beberapa pekan yang lalau Kepolisian Resort (Polres) Batanghari, Provinsi Jambi kembali mendapatkan tambahan personil anggota Polri yang baru dari lulusan angkatan ke 55 tahun 2024.
Namun ada yang menarik perhatian didalam angkatan anggota Polri tahun 2024,pasalnya ada salah satu orang gadis berparas cantik dan rama dari kalangan Suku Anak Dalam (SAD) yang menjadi Polisi Wanita (Polwan).
Sosok gadis yang berparas cantik dari kalangan SAD itu menjadi anggota Polisi Wanita (Polwan) pertama yang ada di Provinsi Jambi.
Gadis berparas cantik dan rama tersebut dari kalangan SAD yang bernama Nia Kurnia yang saat ini bertugas di Kecamatan Bajubang, Kabupaten Batanghari.
Dalam kesehariannya Bripda Nia Kurnia menjalankan tugas sebagai anggota Polwan di Kepolisian Sektor (Polsek) Bajubang dengan jabatan Banit Unit Bimnas.
Sosok yang di kenal Ramah dan murah senyum itu juga mengabdikan dirinya guna memberikan pendidikan kepada para generasi muda di kalangan SAD di Dusun Sedayu, Desa Bungku, Kecamatan Bajubang.
Saat dibincangi awak media yang didampingi Kapolsek Bajubang,Bripda Nia Kurnia merasa sangat bersyukur bisa menjadi bagian dari anggota Kepolisian Republik Indonesia.
“Perasaan saya saat ini sangat senang dan juga merasa terharu, karena saya orang rimba yang tidak mengetahui apa-apa tentang informasi di dunia luar sana,”Sebut Bripda Nia Kurnia.
Tambahnya,Saya mendapatkan informasi pendaftaran menjadi anggota Polri dari salah seorang Babinkamtibmas Polsek Bajubang yang sedang menjalankan tugas menyampaikan informasi penerimaan anggota Polri melalui Proaktif,”Katanya.
Anggota Polwan pertama di Provinsi Jambi ini berkeinginan agar dapat menjadi penghubung dan memberikan semangat serta contoh yang baik bagi para generasi muda khusunya di kalangan orang rimba.
“Untuk proses memberikan pendidikan dan mengajarkan mengaji dalam satu minggu itu saya jadwalkan tiga hari pertemuan, mulai dari hari Kamis, Jumat dan Sabtu. Yang Alhamdulillah semenjak saya mengajar pendidikan agama di dusun tersebut yang dahulu musolah tidak perna dibuka sekarang sudah mulai di gunakan untuk warga melaksanakan shalat dan mengaji,”Terang Nia kurnia.
Ditempat yang sama, Kapolsek Bajubang IPTU M. Alzoeby Erbakan S.TrK M.H membenarkan adanya personil anggota Polwan dari kalangan SAD yang bertugas di Polsek setempat.
“Alhamdulillah kami dari Polsek Bajubang mendapatkan tambahan personil dari lulusan anggota Polri tahun 2024 yang merupakan program proaktif Polri, yang mana program itu bersinergi Polri dengan masyarakat asli dari penduduk setempat atau di sebut juga program Rekpro.
“Bripda Nia Kurnia ini merupakan penghubung antara kami (Polsek Bajubang) dengan orang rimba atau masyarakat SAD mulai dari laporan mengajar, konsultasi, memberikan informasi serta menumbuhkan semangat mereka untuk ikut mendaftarkan diri menjadi anggota Polri kedepannya,”Jelas Kapolsek.(Md)
No comments yet.