Breaking News
Categories
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Hukum & Kriminal
  • Nasional
  • Politik
  • Sosial
  • Dua Kali Dalam Seminggu Hutan Tahura STS Terbakar Diduga Akibat Oknum Ilegal Drilling 

    • Sep 13 2024 • 137 Dilihat

    Arusdaerah.com, Batanghari-Pengambilan minyak bumi secara ilegal semakin marak di wilayah Batanghari, tak cukup di wilayah Bungku Kecamatan Bajubang dan Area 51, kini para pelaku illegal drilling semakin berani merambah tanah milik Negara tepatnya di kawasan Taman Hutan Raya Sultan Thaha Syaifuddin (Tahura STS) Jambi.

    Tentunya hal itu menimbulkan dampak negatif bagi alam, salah satunya kebakaran yang disebabkan ledakan dari sumur minyak ilegal, bahkan dalam kurun waktu satu minggu ini sudah dua kali terjadi kebakaran di Tahura STS Jambi yang disebabkan oleh aktivitas illegal drilling tersebut

    Sebelumnya pada Rabu (11/09/2024) sekira pukul 01.00 WIB dini hari, salah satu sumur minyak ilegal yang diduga milik “BGN”terbakar akibat sulutan api rokok pelangsir minyak yang mengAkibatkan dua orang pelangsir minyak tersebut mengalami luka bakar dan harus mendapatkan perawatan intensif.Lalu pada Kamis (12/09/2024) pagi, sumur minyak ilegal kembali terbakar di kawasan Tahura STS Jambi, lokasi terbakar pun tak jauh dari tempat kejadian yang sebelumnya.

    Dari informasi yang diperoleh awak media, sumur tersebut milik saudara “BND” yang konsi bersama rekan-rekan pemain minyak ilegal lainnya.

    “Informasinya yang dapat oleh tim media ini ada empat orang korban yang mengalami luka bakar bang, semuanya merupakan pelangsir minyak,di kawasan Tahura STS tersebut, aktivitas illegal drilling sudah tidak terbendung lagi,

    “bahkan para pemain minyak ilegal sangat berani kucing-kucingan dari aparat penegak hukum.Kalau mereka dapat informasi mau razia, aktivitas mereka stop dulu,nanti kalau situasi aman mereka lanjut nge-rig lagi. Kemarin ada tim gabungan yang masuk ke dalam, mereka diam dulu. Nanti aparat selesai turun, mereka aktif lagi,” Terang sumber yang namanya jangan dituliskan.

    Tambahnya,Tak sedikit pemain atau pemodal illegal drilling berasal dari luar Jambi yang ikut bermain di kawasan Tahura STS Jambi.

    “Disana ada pemodal dari luar,pemodal lokal ada juga, kalau pemain lokal ni banyak sistem join. Mereka kongsi modal terus bikin sumur,”Ujarnya.

    Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Batanghari, AKP Husni Abda belum memberikan tanggapan saat dikonfirmasi oleh tim media ini melalui whatsapp.(md)

    Share to

    Related News

     7 MOBIL ANGKUTAN BATU BARA DIDUGA BAYA...

    by • Okt 16 2026

    Arusdaerah.com,Batang Hari – Aktivitas angkutan batu bara yang melintas di Kabupaten Batang Ha...

    Akibat Dari Maraknya Lanting Penyedot Em...

    by • Jul 02 2026

    Arusdaerah.com,Batang Hari -Aktifitas penambangan ilegal semakin hari semakin merajalela,bahkan mere...

    Lampu Penerangan Di Komplek BBC Ber Ulan...

    by • Jun 24 2026

    Arusdaerah.com,Beberapa aktivis di  Kabupaten Batanghari kembali menyuarakan dan ketidakpuasan bahk...

    Insan Pers Batang Hari Bersama Polres Ba...

    by • Jun 24 2026

    Arusdaerah.com,Batang Hari-Mediasi bersama insan pers di ruangan Media Center Polres Batang Hari. me...

    Acara penutupan MTQ Tingkat Desa Rantau ...

    by • Jun 23 2026

    Arusdaerah.com,Tebo-(MTQ) ke- VI(enam) tingkat desa Rantau langkap resmi ditutup,di acara MTQ terseb...

    Rayakan Usia ke-67! Camat Muara Bulian A...

    by • Jun 23 2026

    Arusdaerah.com,Batang Hari-Di hari ulang tahun kecamatan muara bulian yang ke 67 tahun.Namun menjadi...

    No comments yet.

    Please write your comment.

    Your email will not be published. Fields marked with an asterisk (*) must be filled.

    *

    *

    back to top Back to top