Arusdaerah.com,Batanghari-Ratusan Peserta memeriahkan pawai Grebeg Suro.Kegiatan tahunan yang dilakukan secara swadaya. Pawai Grebek Suro ini diikuti sekitar dua ribu peserta yang ada di kelurahan Sridadi maupun masyarakat sekitarnya.Baik dari itu dari ibuk-ibuk ,Anak-anak Sakolah dan juga Reok kesenian yang ada di Kelurahan Sridadi.Kabupaten Batang Hari ,Provinsi Jambi
Acara ini dilaksanakan dalam rangka menyambut masuknya bulan Suro yang penanggalan Jawa atau bulan Muharam dalam penanggalan Islam.Sabtu(28/06/2025)
Acara ini yang merupakan salah satu contoh nyata bagaimana budaya lokal dapat memperkaya perayaan keagamaan. Dengan menggabungkan nilai-nilai Islam dan tradisi Jawa, acara ini menciptakan momen yang penuh makna sekaligus meriah bagi masyarakat setempat.
Pawai budaya dan hasil bumi menjadi daya tarik utama yang tidak hanya menghadirkan keindahan visual, tetapi juga mengingatkan kita akan pentingnya rasa syukur atas rezeki yang diterima. Tradisi ini berhasil menonjolkan semangat gotong royong yang menjadi jati diri masyarakat kelurahan Sridadi dan sekitarnya.
Kehadiran elemen seni, kuliner, dan UMKM juga menjadi poin menarik, menunjukkan bahwa acara ini tidak hanya bersifat seremonial tetapi juga mendukung perekonomian lokal. Ditambah dengan Tabligh Akbar, Grebeg Suro memberikan keseimbangan antara hiburan, edukasi, dan spiritualitas.
Dengan antusiasme masyarakat yang tinggi serta dukungan pemerintah daerah, tradisi ini memiliki potensi besar untuk menjadi agenda tahunan yang lebih besar lagi, sekaligus menjadi daya tarik wisata budaya di Kabupaten Batang Hari, bukan hanya perayaan, tetapi juga cerminan harmoni budaya, agama, dan kearifan lokal yang patut dilestarikan(Red)
No comments yet.